PANTURA NETWORK -- Tujuh atlet karate Jepara bersiap membawa nama daerah ke panggung internasional. Mereka akan ambil bagian dalam Thailand Open Karate Championship Internasional ke-16 yang berlangsung di Thailand pada 14-16 Agustus 2026.
Persiapan kontingen menjadi salah satu pembahasan saat jajaran Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Jepara menemui Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna di ruang kerjanya, Rabu (12/8/2026).
Pada pertemuan tersebut, Agus tidak hanya menyampaikan dukungan moril. Ketua DPRD Jepara itu juga menyerahkan uang pembinaan kepada kontingen sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan atlet yang akan bertanding di level internasional.
Baca Juga: Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna Terima Radar Kudus Award 2026, Ini Pesan yang Disampaikannya
Agus menilai keberangkatan para karateka tersebut bukan sekadar agenda kompetisi. Mereka membawa identitas Jepara sekaligus menjadi duta daerah dalam kejuaraan yang mempertemukan atlet dari berbagai negara.
"Kami memberikan dukungan moril sekaligus uang pembinaan sebagai bentuk kepedulian DPRD terhadap perjuangan para atlet Jepara. Mereka membawa nama daerah di ajang internasional, sehingga sudah sepatutnya kita memberikan semangat dan dukungan," papar Agus.
Ia berharap para atlet mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk tampil maksimal dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, prestasi di arena pertandingan akan menjadi kebanggaan tidak hanya bagi atlet dan keluarga, tetapi juga bagi Kabupaten Jepara.
Baca Juga: Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna Terima Radar Kudus Award 2026, Ini Pesan yang Disampaikannya
"Saya berharap seluruh atlet dapat bertanding dengan maksimal, menjaga sportivitas, dan membawa pulang prestasi yang membanggakan untuk Jepara dan Indonesia," katanya.
Sementara itu, Ketua FORKI Jepara Luluk Agus Yuliyanto mengatakan, kontingen Jepara diperkuat tujuh atlet yang akan turun di sejumlah kategori usia. Mereka terdiri atas kategori 10 tahun, U-14, Kadet Putri, Junior, U-21, hingga Senior Putri.
Keikutsertaan dalam Thailand Open, kata Luluk, merupakan bagian dari program tahunan FORKI Jepara. Ajang tersebut sekaligus menjadi ruang bagi atlet untuk mendapatkan pengalaman bertanding menghadapi lawan dari berbagai negara.
"Kejuaraan ini menjadi momentum penting bagi atlet-atlet kami untuk mendapatkan international exposure dan mengukur kemampuan menghadapi lawan-lawan dari berbagai negara," kata Luluk.
FORKI Jepara memasang target tinggi. Setiap atlet diharapkan mampu menyumbangkan medali dari nomor yang diikuti. Terlebih, beberapa atlet yang diberangkatkan merupakan bagian dari tim nasional.
Target tersebut sekaligus menjadi tantangan tersendiri. Para atlet Jepara akan menghadapi persaingan dengan karateka dari sejumlah negara yang dikenal memiliki kekuatan di cabang olahraga tersebut.
Artikel Terkait
Bupati Jepara Soroti Jalan Rusak di Karangrandu, Pemkab Cari Skema Penanganan
80 Siswa SNT 14 Jepara Mulai MPLS, Fokus Penguatan Karakter
Bupati Jepara Minta Kader PKK Tak Sekadar Aktif Senam, Tapi Peka Persoalan Warga
Ratusan Motor Klasik Konvoi di Jepara, Jalan Mulus Jadi Bagian dari Perayaan Kemerdekaan
Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna Terima Radar Kudus Award 2026, Ini Pesan yang Disampaikannya