PANTURA NETWORK -- Sekretaris PD (Pimpinan Daerah) Gemira (Gerakan Muslim Indonesia Raya) Jawa Tengah, Ahmad Arofiq menyampaikan selamat atas keberhasilan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI, Sudaryono, yang resmi menjalani sidang terbuka promosi doktor di IPB University, Senin (15/12/2025).
Ahmad Arofiq menilai capaian akademik tersebut menjadi bukti bahwa Sudaryono bukan hanya figur birokrat dan politisi, tetapi juga memiliki kedalaman keilmuan yang kuat dalam membaca dan merumuskan kebijakan strategis nasional.
"Selamat kepada Pak Sudaryono atas promosi doktornya. Ini menunjukkan bahwa kepemimpinan beliau dibangun di atas kerja nyata sekaligus fondasi akademik yang kokoh," papar Ahmad Rofiq dalam keterangannya.
Baca Juga: Sisihkan Ribuan Pesaing, Dua Inovasi Pemprov Jateng Raih Penghargaan Kemen PAN-RB
Sebagai sesama kader Partai Gerindra, Ahmad Arofiq menilai, Sudaryono merepresentasikan generasi pemimpin yang mampu menjembatani dunia akademik dan praktik pemerintahan. Menurutnya, kemampuan tersebut sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan sektor pangan dan pengelolaan BUMN ke depan.
"Pak Sudaryono memberi contoh bahwa kebijakan publik harus dilandasi riset, data, dan kajian ilmiah. Ini penting agar keputusan negara tidak bersifat reaktif, tetapi terukur dan berkelanjutan," katanya.
Ia juga mengapresiasi konsistensi Sudaryono yang tetap menuntaskan studi doktoral di tengah padatnya tugas sebagai Wakil Menteri Pertanian.
Baca Juga: Rekomendasi 10 Destinasi Wisata Jepara Saat Libur Tahun Baru, Nomor 7 Paling Oke
Adapun, Sudaryono menjalani sidang terbuka promosi doktor di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB. Sidang tersebut menarik perhatian luas dengan hadirnya sejumlah tokoh nasional dan karangan bunga dari berbagai pejabat tinggi negara, termasuk Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka serta beberapa menteri kabinet.
Dalam sidang tersebut, Sudaryono mempertahankan disertasi berjudul "Evaluasi dan Strategi Optimasi Kinerja BUMN Pasca Kebijakan Holdingisasi di Indonesia". Ia diuji oleh empat penguji, salah satunya Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, bersama akademisi senior IPB.
Ahmad Arofiq berharap capaian akademik tersebut semakin memperkuat peran Sudaryono dalam merumuskan kebijakan nasional, khususnya yang berkaitan dengan pertanian, pangan, dan tata kelola BUMN.
Baca Juga: Pemprov Jateng–Kemenhub Perkuat Sinergi Tangani Rel Rawan Banjir
"Dengan latar akademik yang kuat, kontribusi Pak Sudaryono di pemerintahan akan semakin berdampak. Ini menjadi energi positif bagi penguatan kebijakan strategis nasional," tambahnya.
Sebagai informasi, di akhir pemaparan, Sudaryono menyampaikan sejumlah implikasi dan rekomendasi kebijakan, antara lain penguatan manajerial dan pengawasan kinerja BUMN, terutama pada pengelolaan cashflow dan utang pasca holdingisasi.
Kemudian, percepatan penyelarasan faktor nonkomersial, khususnya tata kelola antara induk holding dan seluruh anak perusahaan. Lalu, pemanfaatan hasil penelitian akademik sebagai rujukan utama dalam perumusan kebijakan holdingisasi BUMN ke depan.
Artikel Terkait
Pimpinan Daerah Gerakan Muslim Indonesia Raya (GEMIRA) Jawa Tengah Usulkan Posisi Jabatan Menteri Agama RI Harus Diisi dari Kader Partai Gerindra
Apel Kader, Gerindra Jateng Siap Kawal Program Presiden Prabowo
Aksi Nyata Bantu Warga, Kader Muda Gerindra Ini Bagikan Sembako untuk Para Janda, Siapa Dia?
Sekretaris Gemira Jateng Bantah Statemen Cak Imin Bahwa Prabowo Meragukan Habib
Ratusan Siswa Miskin Jateng Tertampung Sekolah Rakyat, Legislatior Gerindra Kawal Program Prabowo