Setelah wisatawan keluar dari Kawasan Nepal Van Java, maka gunakan teknik pengereman kanan kiri secara bergantian.
“Teknik ini digunakan agar mesin tidak cepat panas sampai titik dataran panjang di bawah,” urainya.
Baca Juga: Atasi Genangan Air di Baki, BPBD Sukoharjo Gotong Royong Bersihkan Drainase
Di sisi lain, Lilik merasa bersyukur karena kunjungan wisatawan di Nepal Van Java selama libur cuti bersama saat Isra Mi’raj dan tahun baru Imlek awal pekan ini, cukup membludak.
“Tercatat sekitar lima ribu wisatawan datang untuk menikmati eksotika Nepal Van Java,” lanjutnya.
Menurut Lilik, sebagian besar wisatawan yang datang didominasi dari luar provinsi Jawa Tengah, seperti Jawa Barat dan DKI Jakarta. Mereka ada yang menginap namun ada juga yang langsung ke objek wisata lain di sekitar Nepal Van Java, seperti Mangli, Sukomakmur dan Silancur.
Baca Juga: Warga Rembang Bisa Nikmati Pemeriksaan Kesehatan Gratis Mulai Februari 2025
Selama liburan, tiket tanda masuk tetap seperti biasa, yakni Rp10.000. sedangkan layanan ojek dipatok Rp35.000.
Dengan layanan ojek ini, wisatawan bisa diantar ke spot-spot seperti Taman Depok, pelataran masjid Baituttaqwa, gardu pandang atas, dan Top Sky View Nepal Van Java.
Anggi, salah satu wisatawan asal Wonosobo mengatakan dirinya baru pertama kali berkunjung ke Nepal Van Java. Ia datang bersama rombongan keluarga. Ia mengaku penasaran dengan objek wisata yang berada di lereng gunung Sumbing.
“Sudah lama ingin ke sini, tapi baru kali ini sempat,” kata dia.
Baca Juga: Ini Berbagai Pertunjukan Spesial yang Disiapkan The Park Semarang Selama Perayaan Imlek 2025
Ia menyatakan kekagumannya dengan keindahan tempat ini, kendati jalur jalan menuju ke sana menanjak.
“Tapi alhamdullilah tidak ada kendala berarti, karena jalannya juga bagus,” tuturnya.***