pendidikan

Wagub Taj Yasin Respons Cepat Gagasan Mahasiswa KKN, Bantuan Alat Pengolah Sampah Disiapkan

Selasa, 7 Juli 2026 | 20:42 WIB
Wagub Taj Yasin Respons Cepat Gagasan Mahasiswa KKN, Bantuan Alat Pengolah Sampah Disiapkan

BANYUMAS – Banyak program pemberdayaan masyarakat yang digagas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), mendapatkan perhatian khusus Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.

Hal itu terungkap saat Gus Yasin, sapaan akrabnya, menyampaikan sambutan dalam acara Pelepasan Mahasiswa KKN Unsoed, yang berlangsung di Auditorium Graha Widyatama Profesor Rubijanto Misman Unsoed, Purwokerto, Selasa, 7 Juli 2026.

Gus Yasin yang hadir mewakili Gubernur Ahmad Luthfi, mengajak perwakilan mahasiswa untuk berdialog langsung terkait program yang diajukan untuk KKN di daerah tujuan.

Dia meminta perwakilan mahasiswa untuk maju menyampaikan program. Ajakan itu disambut Daffa Nurwahid, perwakilan KKN untuk Kabupaten Purbalingga. Daffa bersama 12 rekan di kelompoknya, menyusun program untuk pilar pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan.

Khusus untuk persoalan ekonomi dan lingkungan, kelompok ini menginisiasi pembakaran sampah minim asap. Dalam bidang ekonomi, kelompoknya akan memberdayakan penggantian pot plastik dengan sabut kelapa.

"Kami ingin membuat arang dari sekam padi, dan pembakar sampah yang minim asap. Namun estimasi kami, harganya lumayan mahal. Ini yang menjadi keterbatasan kami," ujarnya.

Menanggapi hal itu, Gus Yasin langsung meminta dinas terkait di Pemprov Jateng untuk menindaklanjuti program perwakilan mahasiswa KKN di Purbalingga tersebut.

"Nanti kita bantu untuk alat pengolah sampahnya," kata Gus Yasin yang disambut tepuk tangan ribuan mahasiswa dalam ruangan.

Hal serupa juga disampaikan Bella, mahasiswa perwakilan dari Kabupaten Kebumen. Dia mengatakan, bersama timnya, mereka telah melakukan assestment di wilayah KKN tujuan.

Bella dan kelompoknya, akan mengusung program pencegahan stunting, dan pendampingan UMKM. Mengingat, masih ada kasus stunting yang ada di wilayah tujuan KKN. Sedangkan pendampingan UMKM berfokus pada promosi melalui digital marketing.

Gus Yasin memberikan apreasiasi yang tinggi terhadap animo mahasiswa dalam menyampaikan program kerja mereka. Usai acara, Gus Yasin menemui langsung sejumlah kelompok dan berdialog tentang program-program yang dipilih mahasiswa.

Dia juga berpesan agar mahasiswa KKN mendukung program Pemprov Kecamatan Berdaya, terutama dalam pencegahan bullying dan kekerasan, serta perlindungan kelompok rentan, yaitu anak, perempuan dan lansia.

Ditemui usai acara, Gus Yasin menekankan pesan penting bagi para mahasiswa yang akan terjun ke lapangan. Ia meminta mahasiswa bergerak aktif mendampingi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, khususnya dalam aspek digitalisasi serta peningkatan daya saing produk.

"Bantu masyarakat, edukasi mereka tentang kesehatan, enam SPM Posyandu, serta cegah bullying dan kekerasan. Lakukan juga pendampingan literasi teknologi untuk UMKM di tempat KKN," ujar Gus Yasin, usai acara.

Halaman:

Terkini