Selain itu, Dinas Pendidikan juga bekerja sama dengan Polda Jateng dalam memberikan pelatihan pencegahan perundungan, termasuk perundungan di media sosial. Sekitar 120 ribu pelajar telah mengikuti pelatihan tersebut.
“Pelatihan ini menunjukkan hasil yang cukup positif,” kata Sadimin.
Ia menambahkan, laporan perundungan dapat disampaikan kepada pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan dengan jaminan kerahasiaan identitas pelapor.
“Harapannya Jawa Tengah bisa menuju zero bullying, sehingga anak-anak merasa aman, nyaman, dan senang belajar di sekolah,” pungkasnya.***