Tetapi suporter juga perlu bersabar. Tim ini praktis baru mulai berlatih pada 17 Agustus, sementara laga perdana sudah menanti pada 6 September dengan bertandang menghadapi Madura United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan.
Waktu yang tersedia tidak banyak. Karena itu, beberapa pekan pertama musim nanti mungkin akan menjadi fase penting untuk melihat seperti apa sebenarnya wajah baru Laskar Kalinyamat. Apakah para pemain baru langsung klik? Apakah Juan Cortes mampu membangun sistem permainan dalam waktu singkat? Dan yang paling penting, apakah Persijap mampu mengubah suntikan pemain baru ini menjadi performa nyata di lapangan?
Baca Juga: Jateng Gaspol Sambut MTQ Nasional ke-31, Persiapan Capai 90 Persen
Satu hal yang pasti, Persijap Jepara kini sudah tidak lagi “diam-diam”. Laskar Kalinyamat mulai membuka kartu. Tujuh pemain asing, dua tambahan pemain lokal, pelatih baru, serta latihan perdana di Gelora Bumi Kartini menjadi tanda bahwa proyek Persijap 2026/2027 telah dimulai.
Dari Jepara, cerita baru itu sebentar lagi dimulai. Dan kali ini, tantangannya bukan sekadar bertahan di Super League, tetapi membuktikan bahwa Laskar Kalinyamat layak berada di sana.***