olahraga

Persijap Jepara Mulai Berbenah: Wajah Baru Laskar Kalinyamat Menatap Musim 2026/2027

Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:27 WIB
Juan Carlos pelatih baru Persijap Jepara musim 2026/2027 (Instagram gossindo_)

Jepara -- Setelah sempat membuat suporter bertanya-tanya karena relatif senyap di bursa transfer, Persijap Jepara akhirnya mulai menunjukkan wajah barunya untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

Dalam beberapa hari terakhir, Laskar Kalinyamat bergerak cukup cepat dengan memperkenalkan pelatih baru sekaligus sederet pemain anyar yang akan menjadi bagian dari perjalanan Persijap di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Jika beberapa pekan lalu suasana persiapan Persijap terasa seperti “hilang dari radar”, kini situasinya berubah. Satu per satu nama baru diperkenalkan melalui kanal resmi klub. Bahkan, pada Senin, 17 Agustus 2026, Persijap sudah menggelar latihan perdana di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara. Waktu persiapan memang terbilang mepet karena kompetisi Super League 2026/2027 dijadwalkan mulai pada 4 September 2026. 

Baca Juga: Mata Biru di Jepara, Jejak Cerita dari Benteng Portugis

Perubahan paling besar terlihat di kursi pelatih. Persijap kini ditangani Juan Cortes, pelatih asal Spanyol berusia 42 tahun. Ia menggantikan Mario Lemos yang sebelumnya berhasil membawa Persijap bertahan di kasta tertinggi pada musim 2025/2026. Menariknya, Lemos tidak benar-benar meninggalkan klub. Ia kini dipercaya mengisi posisi Direktur Teknik. 

Perubahan di jajaran pelatih tersebut menjadi sinyal bahwa Persijap tidak ingin sekadar menjadi pelengkap kompetisi. Setelah musim lalu berhasil melewati target utama berupa bertahan di Super League, musim baru diharapkan menjadi momentum untuk membangun tim yang lebih kompetitif.

Wajah Baru dari Berbagai Negara

Salah satu hal yang paling mencuri perhatian dari persiapan Persijap adalah komposisi pemain asingnya.

Laskar Kalinyamat memperkenalkan lima pemain asing anyar, yakni Marcos Blasco dari Spanyol, Oumar Bah dari Guinea, Juan Douglas Teles da Silva dari Brasil, Paulo Rodriguez Santamaria dari Kosta Rika, serta Yaya Sogodogo dari Pantai Gading. Kelimanya menjadi wajah baru yang diharapkan mampu memberikan warna berbeda terhadap permainan Persijap. 

Marcos Blasco diplot sebagai bek kiri, sementara Oumar Bah mengisi posisi bek tengah. Di lini depan ada Juan Douglas yang berposisi sebagai penyerang. Paulo Rodriguez beroperasi sebagai gelandang tengah, sedangkan Yaya Sogodogo hadir dari sektor sayap.

Baca Juga: Karimunjawa, Miniatur Indonesia yang Merawat Harmoni di Tengah Keragaman

Dari deretan nama tersebut, Persijap juga mempertahankan satu sosok yang sudah lebih dulu dikenal oleh publik Jepara, José Luis Espinosa Arroyo atau Tiri. Bek asal Brasil tersebut menjadi salah satu pemain asing yang bertahan setelah musim sebelumnya mencatatkan 15 penampilan dan dua assist.

Namun, daftar pemain asing Persijap tidak berhenti di sana. Klub kemudian kembali membawa pulang Rakhmatsho Rakhmatzoda. Pemain asal Tajikistan itu bukan wajah baru bagi Laskar Kalinyamat. Ia pernah menjadi bagian penting dari tim yang mengantarkan Persijap promosi ke kasta tertinggi pada musim 2024/2025.

Setelah sempat memperkuat PSIM Yogyakarta di Super League 2025/2026 dengan catatan 24 penampilan dan satu gol, Rakhmatzoda kini kembali ke Jepara. Kepulangannya terasa seperti reuni sekaligus tambahan tenaga untuk lini tengah Persijap. Pemain berusia 22 tahun itu juga telah mengoleksi empat caps bersama Timnas Tajikistan. 

Baca Juga: Putus Mata Rantai Barang Tidak Dilengkapi Cukai, Gandeng Jasa Pengiriman Barang Diajak Bersama Berantas Rokok ilegal

Halaman:

Tags

Terkini