news

Ahmad Luthfi Suntik Semangat Pramuka Jateng: Siapkan Diri Jadi Pemimpin

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:24 WIB
Ahmad Luthfi Suntik Semangat Pramuka Jateng: Siapkan Diri Jadi Pemimpin

Menurut Budi, para peserta dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah tersebut telah menjalani persiapan dan pelatihan selama tiga bulan sebelum mengikuti Jamnas.

“Seperti disampaikan Gubernur, adik-adik Pramuka ini juga sebagai duta Jawa Tengah untuk memperkenalkan berbagai keunggulan yang ada,” katanya.

Budi menjelaskan, pendidikan kepramukaan tidak berhenti pada penguasaan keterampilan teknis. Ada dua aspek penting yang terus ditanamkan, yakni scouting skill dan life skill.

Scouting skill diarahkan untuk membangun karakter, kemampuan sosial, keterampilan, dan daya tahan menghadapi berbagai kondisi. Sementara life skill membekali peserta dengan kemampuan berpikir cerdas, kreatif, dan inovatif sebagai bekal menghadapi kehidupan.

Di saat yang sama, pendidikan kepramukaan juga menanamkan kecintaan terhadap tanah air dan wawasan kebangsaan.

“Pramuka Penggalang sekarang akan menjadi pemimpin masa depan. Sangat penting adik-adik ini tidak lepas dari jati diri sebagai warga negara Indonesia,” ujar Budi.

Ia menegaskan, makna kepemimpinan tidak selalu identik dengan jabatan.

“Pemimpin itu tidak harus jadi pejabat publik atau negara, tapi bisa memimpin diri sendiri, keluarga, dan masyarakat di sekitarnya,” katanya.

Bagi para peserta, kehadiran langsung Gubernur Jawa Tengah menjadi suntikan semangat tersendiri. Alifah dan Ravi, perwakilan Pramuka Penggalang Kwarda Jateng, mengaku bangga bisa menjadi bagian dari kontingen Jawa Tengah dalam Jamnas yang digelar lima tahun sekali tersebut.

Keduanya juga mengaku termotivasi setelah mendapatkan pesan langsung dari Ahmad Luthfi.

“Anak-anak Jawa Tengah ini pastinya hebat-hebat. Beliau memberikan semangat agar kami menjadi calon pemimpin masa depan,” ujar mereka.

Jamnas ke-XII pun diharapkan tidak berhenti sebagai pengalaman berkemah dan bertemu Pramuka dari berbagai daerah. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menempa karakter, memperluas wawasan, membangun keberanian, serta menyiapkan generasi muda agar mampu memimpin dirinya sendiri dan lingkungan ketika kembali ke Jawa Tengah.***

Halaman:

Terkini