Dalam pesan itu, Al-Sharif menulis:
“Inilah wasiat dan pesan terakhir saya. Jika kata-kata ini sampai kepada Anda, ketahuilah bahwa Israel telah membunuh saya dan membungkam suara saya.”
Pesan tersebut, yang sebelumnya disimpan untuk situasi terburuk, diunggah oleh rekan-rekannya sesuai permintaan mendiang.
Baca Juga: Mengenang 16 Tahun Wafatnya WS Rendra Sastrawan Burung Merak, Simbol Perlawanan
Israel mengklaim Al-Sharif adalah seorang komandan Hamas dan terlibat langsung dalam operasi militer.
Namun tuduhan ini dibantah keras oleh Al Jazeera, organisasi pembela kebebasan pers, dan seorang ahli PBB yang menegaskan tidak ada bukti yang mendukung klaim tersebut.