“Tradisi ini juga mempererat hubungan sosial, dan membangun desa secara gotong royong,” ujarnya.
Ia berharap, tradisi ruwat bumi di Mandiraja Wetan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai sosial, melestarikan budaya, dan menjaga keseimbangan alam.
“Ruwat bumi adalah pengingat pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, dan memperkuat nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya,” tambahnya.
Indarto juga menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara terus berupaya memajukan daerah dan menyejahterakan masyarakat, di antaranya dengan menanggulangi kemiskinan, stunting, pengangguran, dan berbagai permasalahan sosial lainnya.
“Upaya mengatasi kemiskinan adalah tantangan kompleks, yang membutuhkan dukungan serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.