Ia juga menyampaikan bahwa diskusi ini sangat penting bagi publik agar dapat terlibat aktif dalam mengawal setiap proses demokrasi, termasuk dalam pembentukan sistem kepartaian yang terbuka, transparan, dan akuntabel.
Baca Juga: Ella Witiarso Utomo Resmi Dikukuhkan sebagai Bunda PAUD dan Literasi
"Diskusi ini tidak hanya menjadi ajang tukar gagasan, tetapi juga bisa menjadi ruang konsolidasi pemikiran lintas elemen masyarakat tentang bagaimana seharusnya sistem kepartaian kita dibangun menjelang Pemilu 2029. Kami berharap lahir pemikiran-pemikiran segar yang bisa mendorong pembaruan politik, lebih inklusif, dan benar-benar mewakili kepentingan rakyat," ujarnya.
Baca Juga: Libatkan Semua Agama dalam Program Jumat Berangkat
Terakhir Feby juga menegaskan dengan menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang—akademisi, aktivis, dan representasi partai politik—diskusi ini diharapkan mampu menjadi jembatan antara gagasan dan aksi nyata dalam membangun sistem kepartaian yang lebih demokratis.