news

Nawal Arafah Dilantik Ketua TP PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu Jateng

Jumat, 21 Februari 2025 | 08:25 WIB

“Kita harus menjadi teladan dalam menggerakkan masyarakat, serta mendahulukan kepentingan bersama, di atas kepentingan lainnya,” tegasnya.

 

Ditambahkan, seluruh program yang disusun, harus fokus pada peningkatan kualitaa hidup masyarakat. Dan setiap program yang kita jalankan, harus bermuara pada terwujudnya keluarga yang sehat, cerdas, mandiri, dan berdaya saing. Menurut Tri Tito, kesejahteraan keluarga adalah pondasi bagi kemajuan bangsa.

 

Dia menekankan enam hal yang mesti dilakukan Ketua TP PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu. Pertama, pemetaan prioritas program, dengan mengidentifikasi kebutuhan spesifik daerah, terutama yang terkait ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi keluarga, pemberian makanan bergizi.

 

Selain itu, peningkatan pelayanan posyandu enam bidang standar pelayanan minimal, meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan keterliban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.

 

Kedua, penguatan kelembagaan kemitraan dan sinergi dengan mengoptimalkan potensi kerja sama. Ketiga, peningkatan kapasitas kader PKK dan Posyandu, melalui pelatihan rutin terkait kesejahteraan keluarhga dan pemenuhan layanan dasar enam SPM Posyandu.

 

Keempat, inovasi dan digiaisasi dengan meningkatkan teknologi untuk efektivitas program seperti pemanfaatan platform edukasi daring, serta membangun sistem informasi yang efektif dan akuntabel. Kelima, persiapan mengikuti Rakernas X TP PKK. Keenam, segera membentuk Tim Pembina Posyandu Tingkat Provinsi, dan memfasilitasi secara berjenjang sampai desa/ kelurahan.

 

“Saya yakin, dengan kepemimpinan yang kuat dan komitmen tinggi, kita semua mampu menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya. Mari kita bersama-sama menjadikan PKK dan Posyandu sebagai kekuatan, yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia,” tandasnya. 

 
 

Halaman:

Terkini