Hadir pula, Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, serta sejumlah kepala daerah.

 

Ketua TP PKK Jateng Nawal Arafah Yasin menyampaikan, banyak hal yang menjadi pekerjaan rumah PKK, untuk mewujudkan kesejahteraan keluarga di provinsi ini. Karenanya, pada kepemimpinannya, Nawal fokus untuk melakukan sejumlah program prioritas.

 

Pertama, pengasuhan keluarga yang berkeadilan gender, dengan memperhatikan penurunan angka kematian ibu, angka kematian bayi, maupun pencegahan stunting dan pernikahan pada anak. Kemudian penurunan angka kemiskinan, memperhatikan persoalan gizi, mendorong ketahanan pangan, dan sebagainya.

 

Tantangan lain, imbuh Nawal, bencana alam yang masih terjadi di Jateng, dampak perubahan iklim, termasuk rob. Dia juga menyoroti permasalahan kekerasan, baik kekerasan anak, kekerasan seksual, kasus trafficking, yang mesti dicegah dan ditangani.

 

“Di antara masalah-masalah itu, ada fokus toleransi, bagaimana Tim Penggerak PKK fokus membangun antarsuku, etnis, agama, bisa bersama-sama dalam melakukan perubahan, mewujudkan keluarga yang sejahtera,” beber Nawal.

 

Ditambahkan, kolaborasi dengan banyak pihak, bukan hanya TP PKK di 35 kabupaten/kota, tapi juga dengan pemerintah, organisasi masyarakat, dan sebagainya, akan terus diperkuat. Sebab, kolaborasi menjadi kunci membangun Jawa Tengah.

 

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum TP PKK Tri Tito Karnavian meminta agar para ketua yang baru saja dilantik, tidak sekadar memiliki pemahaman terhadap program kerja PKK maupun Posyandu, tapi juga memiliki integritas, kepedulian, keteladanan, dan semangat gotong royong.