PANTURA NETWORK -- Pada Selasa, 15 Oktober 2024, di area pemakaman Simbah Abdurrahman di Desa Karangasem, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, diadakan pengajian umum untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan haul ke-59 Simbah Abdurrahman.
Acara ini dihadiri oleh sekitar 900 orang, termasuk tokoh berpengaruh seperti Habib Abdullah bin Abdurrahman Assegaf, beberapa kiai, serta pejabat lokal seperti Camat Bulu, Kapolsek, dan Kepala Desa Karangasem.
Meskipun kehadiran calon bupati Rembang nomor urut 01, Vivit, seharusnya menjadi perhatian, namun hal tersebut tidak menjadi sorotan utama.
Baca Juga: Menyusuri Jalan Pendidikan: Transportasi Gratis dan Harapan Baru bagi Guru di Rembang
Kehadiran Vivit tampaknya tidak terlalu mendapat perhatian dari panitia maupun peserta lainnya. Sambutan dari para tokoh dan penyelenggara tidak menyinggung Vivit, yang seharusnya bisa menjadi kesempatan penting untuk kampanye politiknya.
Acara tersebut dimulai dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Quran, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Ya Lal Wathon.
Tahlil dipimpin oleh K.H. Nasuha, diikuti oleh sambutan dari Ketua Panitia, Kepala Desa Karangasem, dan Ketua MWCNU Bulu, yang semuanya berfokus pada pentingnya peringatan Maulid Nabi dan haul Simbah Abdurrahman, serta apresiasi kepada masyarakat yang hadir.
Baca Juga: Berhadiah Total Rp480 Juta, Waktu Pendaftaran PLN Journalist Award 2024 Masih Dua Pekan Lagi
Kurangnya perhatian terhadap Vivit selama acara ini mungkin disebabkan oleh fokus utama acara yang lebih kepada aspek religius dan tradisi lokal daripada agenda politik, menyoroti tantangan yang dihadapi oleh calon bupati dalam menarik perhatian di tengah acara yang tidak berfokus pada politik. (*)