Gubernur Luthfi Minta Bank Jateng Permudah Kredit, 4,9 Juta UMKM Berpeluang Berkembang

photo author
Muh Akhsan, Pantura Network
- Jumat, 19 Juni 2026 | 18:27 WIB
Gubernur Luthfi Minta Bank Jateng Permudah Kredit, 4,9 Juta UMKM Berpeluang Berkembang
Gubernur Luthfi Minta Bank Jateng Permudah Kredit, 4,9 Juta UMKM Berpeluang Berkembang

Direktur Utama Bank Jateng, Bambang Widyatmoko, mengatakan, rapat strategi dan kebijakan digelar untuk menyusun langkah menghadapi tantangan pada Semester II Tahun 2026 yang dipengaruhi dinamika geopolitik, kondisi fiskal, dan persaingan industri perbankan.

“Kita perlu merumuskan kebijakan baru beserta turunannya, program-program yang harus dituntaskan oleh para kepala cabang. Karena itu strategi yang kita lakukan harus berbeda di Semester II Tahun 2026,” kata Bambang.

Ia menjelaskan, Bank Jateng telah menetapkan empat fokus kebijakan utama, yakni penguatan permodalan dan tata kelola perusahaan, percepatan transformasi digital, peningkatan kompetensi dan produktivitas sumber daya manusia, serta peningkatan skala bisnis.

Menurut Bambang, seluruh kebijakan tersebut diarahkan untuk memperkuat kinerja perusahaan melalui penurunan kredit bermasalah (non-performing loan/NPL), peningkatan kualitas kredit, peningkatan dana murah, dan pertumbuhan pendapatan berbasis layanan (fee based income).

Hingga Maret 2026, Bank Jateng mencatatkan total aset sebesar Rp 93,97 triliun, dana pihak ketiga Rp 75,80 triliun, dan penyaluran kredit mencapai Rp 63,66 triliun. Rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) bank tersebut juga berada di level 22 persen.

Peluang ekspansi Bank Jateng dinilai masih terbuka lebar seiring pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang tetap kuat. Pada triwulan I 2026, ekonomi Jawa Tengah tumbuh 5,89 persen, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat 5,61 persen. Di saat yang sama, tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 4,24 persen.

Dengan kondisi tersebut, Gubernur mendorong Bank Jateng memperkuat penyaluran kredit yang sehat dan produktif, terutama pada sektor-sektor yang memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi daerah, seperti UMKM, pertanian, perdagangan, dan sektor unggulan lainnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muh Akhsan

Rekomendasi

Terkini

X