Klaten Ukir Sejarah, Pertama di Indonesia Gelar ICHC 2026

photo author
Muh Akhsan, Pantura Network
- Rabu, 20 Mei 2026 | 17:12 WIB
Klaten Ukir Sejarah, Pertama di Indonesia Gelar ICHC 2026
Klaten Ukir Sejarah, Pertama di Indonesia Gelar ICHC 2026

"Forum ini tidak hanya berbicara tentang sejarah sebeda, tetapi juga tentang peradaban, lingkup iman, kesehatan, dan pariwisata," ujarnya.

Sepeda, lanjutnya, telah menjadi bagian penting dalam perjalanan secara manusia. Tentang perjuangan, kebebasan, mobilitas, kesehatan, pendidikan, toleransi sosial.
"Pada konferensi ini, mari kita harus menjaga semangat kolaborasi internasional untuk membangun dunia yang lebih sehat, lebih hijau, dan lebih manusiawi," bebernya.

Dikatakan dia, selama mengikuti konferensi, peserta juga berkesempatan menjelajahi desa-desa budaya dan menikmati kuliner lokal. Serta menyaksikan tradisi masyarakat serta merasakan langsung keramahan warga Klaten.

"Kami berharap pengalaman ini akan menjadi kenangan yang indah. Yang dapat dibawa keluar negara masing-masing. Sekaligus mengenalkan Kabupaten Kapten kepada dunia sebagai daerah yang terbuka, aman, nyaman dan penuh dengan nilai-nilai yang baik," pungkasnya.

ICHC merupakan forum internasional terkemuka yang mempertemukan sejarawan, akademisi, peneliti, kolektor dan pegiat sepeda dari berbagai negara. Para peserta membahas sejarah, budaya, dan evolusi sepeda dalam konteks peradaban modern.

Para pemateri pada tahun ICHC 2026, berasal dari sejumlah negara antara lain Canada, Latvia, Columbia, USA, Belanda, dan Jerman. Hadir juga akademisi dari universitas di Indonesia. Serta pegiat sepeda dari berbagai daerah di Indonesia.

Pelaksanaan ICHC 2026 di Klaten, bertujuan untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai bagian penting dalam studi dan pelestarian budata bersepeda di Asia Tenggara. Konferensi ini menghubungkan pendekatan akademik, budaya, dan nolai kemanusiaan melalui pembahasan sejarah, tradisi, serta perkembangan sepeda dalam konteks global dan berkelanjutan.

"Kami berharap ICHC 2026 dapat memperkuat budaya bersepeda di Indonesia, mendorong riset dan pelestarian sepeda, serta menginspirasi diskusi mengenai keberlanjutan dan masa depan mobilitas yang lebih manusiawi," kata Nicholas Oddy, selaku ICHC Board and Chair of the Cyclingn History and Educational Trust.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muh Akhsan

Rekomendasi

Terkini

X