Sektor Pariwisata Jadi Daya Ungkit Pertumbuhan Ekonomi Jateng

photo author
Muhammad Abdul Wahab, Pantura Network
- Senin, 12 Mei 2025 | 20:02 WIB

SEMARANG – Sektor pariwisata menjadi salah satu daya ungkit pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. Keberadaannya mampu menopang perekonomian masyarakat.

 

“Pariwisata akan terus berjalan seiring pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, saat menghadiri Gathering Golf Turnament HUT ke-62 Bank Jateng Tahun 2025 di Kota Semarang, Sabtu (10/5/2025).

 

Ia menyebut, wisata berbasis olahraga, seperti event Karimunjawa International Skydiving Adventure (KISA) di Karimunjawa, hingga Gathering Golf HUT ke-62 Bank Jateng ini, sebagai strategi riil dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi di daerah.

 

Sebab, event KISA yang tengah berlangsung di Karimunjawa diikuti peserta dari berbagai negara. Hal itu menunjukkan, Jawa Tengah semakin diperhitungkan di panggung internasional.

 

Di luar itu, terang Luthfi, Jawa Tengah juga memiliki 1.000 desa wisata yang sudah berjalan. Ke depan, pengembangan akan diarahkan ke kawasan aglomerasi seperti Borobudur, Kopeng, hingga Rawa Pening agar lebih efektif dan berdampak luas.

 

Ditambahkan, pihaknya akan terus menggenjot infrastruktur di daerahnya, agar bisa menunjang iklim pariwisata. Salah satunya, pengembangan Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang dan bandara perintis yang ada di sejumlah daerah.

 

“Nanti maskapai Susi Air juga akan membuka rute penerbangan dari Bali–Yogyakarta–Karimunjawa, serta Karimunjawa–Semarang, dan Karimunjawa–Yogyakarta–Bali,” beber gubernur.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muhammad Abdul Wahab

Rekomendasi

Terkini

X