Persiapan Pilkada 2024, KPU Jepara Gelar Simulasi Pemungutan Suara

photo author
Isqi Noor Hamdani, Pantura Network
- Kamis, 14 November 2024 | 20:08 WIB
SIMULASI : Tampak pemilih disabilitas mencoba simulasi pencoblosan surat suara, Kamis (14/11/24) (Istimewa for Pantura Network)
SIMULASI : Tampak pemilih disabilitas mencoba simulasi pencoblosan surat suara, Kamis (14/11/24) (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara mengadakan simulasi pemungutan suara dan penggunaan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) dalam rangka menyongsong Pilkada 2024.

Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (14/11/2024) di TPS 05, Kelurahan Bulu, Gedung BBPBAP Jepara. Simulasi ini dirancang untuk membekali penyelenggara pemilu dengan pemahaman praktis mengenai alur pemungutan dan penghitungan suara secara elektronik.

Sebanyak 582 pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) turut serta dalam simulasi ini. Acara ini disaksikan oleh berbagai pejabat dan pihak terkait.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga JBT Ajak Pertashop Maksimalkan Potensi Non-Fuel Retail

Termasuk Kabag Pemerintahan Setda Jepara Anwar Sadat yang mewakili Pj Bupati, perwakilan Forkopimda Jepara, Ketua KPU Jepara Ris Andy Kusuma, serta perwakilan dari Bawaslu, partai politik, PPK, dan PPS se-Kabupaten Jepara.

Anwar Sadat, dalam pidatonya, menegaskan bahwa netralitas adalah kunci dalam proses pemilu, terutama bagi ASN dan penyelenggara lainnya.

"Kita harus menjaga netralitas dengan sungguh-sungguh," ujar Anwar.

Baca Juga: Lantik Pejabat Fungsional, Sekda Jateng : Tingkatkan Layanan, Jangan Anti Kritik

Ia juga menyoroti tantangan terkait logistik menuju daerah kepulauan seperti Karimunjawa. Ia juga berharap agar Pilkada dapat berjalan dengan lancar sampai pelaksanaan pada 27 November 2024.

"Distribusi logistik ke wilayah ini memerlukan perhatian khusus agar tetap aman dan tepat waktu," jelasnya, 

Kemudian, Ketua KPU Jepara, Ris Andy Kusuma, mengingatkan pentingnya perhatian serius dari penyelenggara terhadap simulasi ini.

Baca Juga: Pilwakot Semarang 2024 Makin Dekat, Dukungan Yoyok-Joss Terus Mengalir

"Ini adalah kesempatan untuk mengevaluasi dan memperbaiki tata cara pelaksanaan di lapangan," kata Ris Andy.

Simulasi ini juga mencakup perhatian terhadap pemilih disabilitas. Mukhlis, Ketua Pertuni Jepara, menyampaikan apresiasi meskipun alat bantu khusus seperti braille belum disertakan dalam simulasi kali ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X