JEPARA -- Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, Menteri BUMN Erick Thohir telah berkomitmen mendorong berbagai inisiatif yang bertujuan meningkatkan peran perempuan dalam lingkungan kerja, di antaranya melalui program Srikandi BUMN.
Program ini dirancang untuk mendorong karyawati BUMN lebih berprestasi dan berkontribusi dalam pembangunan nasional.
Salah satu langkah nyata diwujudkan oleh Srikandi PLN UIK Tanjung Jati B dengan menggelar seminar bertajuk 'Blending Work & Family'yang berfokus pada kesehatan mental bagi perempuan pekerja.
Baca Juga: Transformasi BUMN: PLN UIK Tanjung Jati B Latih Pemuda Lokal untuk Ekonomi Mandiri
Acara ini berlangsung di Ruang Kartini, Gedung PLN UIK Tanjung Jati B, sebagai bagian dari upaya mendukung keseimbangan antara tuntutan profesional dan peran domestik.
Seminar yang berlangsung pada Rabu, 18 September 2024 ini dihadiri oleh 50 peserta perempuan dari berbagai entitas perusahaan di Tanjung Jati B Raya. Dea Goesti Rizkita, S.Psi, CPC, seorang psikolog dan trainer profesional, hadir sebagai pembicara utama.
Senior Manager Komunikasi, Keuangan dan Umum PLN UIK Tanjung Jati B, Harwito, dalam pidatonya menekankan betapa pentingnya menjaga kesehatan mental.
Ia mengapresiasi langkah Srikandi PLN sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kesejahteraan karyawati yang harus menyeimbangkan peran mereka di rumah dan di tempat kerja.
Ketua Srikandi PLN UIK Tanjung Jati B, Nurhayati, menyampaikan apresiasi kepada manajemen atas dukungan yang diberikan. Ia berharap inisiatif ini dapat mendukung tujuan perusahaan dalam pemberdayaan perempuan serta meningkatkan kinerja dan nilai ESG.
Seminar ini menawarkan berbagai tips dan strategi untuk mengelola peran ganda sebagai wanita karir dan ibu rumah tangga dengan lebih efektif.
Baca Juga: Revolusi Transportasi Laut Jepara: Layanan Gratis dan Digitalisasi Ubah Wajah Pelabuhan!
Narasumber berbagi wawasan untuk membantu wanita bekerja tetap unggul dalam karir sambil menjalankan peran di rumah.
Setelah sesi tanya jawab yang interaktif, acara diakhiri dengan foto bersama. Diharapkan para peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
Artikel Terkait
Makna Ya Jabar dari Asmaul Husna
Makna Ya Mutakabbir dari Asmaul Husna
Revolusi Transportasi Laut Jepara: Layanan Gratis dan Digitalisasi Ubah Wajah Pelabuhan!
Pimpinan Daerah Gerakan Muslim Indonesia Raya (GEMIRA) Jawa Tengah Usulkan Posisi Jabatan Menteri Agama RI Harus Diisi dari Kader Partai Gerindra
Transformasi BUMN: PLN UIK Tanjung Jati B Latih Pemuda Lokal untuk Ekonomi Mandiri