Warna Kuku Bisa Jadi Tanda Gangguan Kesehatan

photo author
Abdul Wahhab, Pantura Network
- Rabu, 31 Juli 2024 | 21:13 WIB
Mengungkap Arti Mimpi Kuku Copot: Pertanda Emosional dan Stres? (Pixabay)
Mengungkap Arti Mimpi Kuku Copot: Pertanda Emosional dan Stres? (Pixabay)

JAKARTA -  Kebersihan dan kesehatan kuku menjadi salah satu bagian paling penting untuk menunjang penampilan, terutama bagi wanita. Selain itu, pertumbuhan kuku ternyata juga bisa menandakan kondisi kesehatan tubuh.

Kuku yang sehat biasanya berwarna merah muda dan memiliki sedikit bulan sabit putih di pangkalnya. Perubahan warna pada kuku tidak boleh diabaikan, terutama jika disertai dengan gejala lain seperti nyeri, perubahan bentuk, atau masalah kesehatan lainnya.

Sebagaimana dilansir dari laman Health Line, Sabtu (27/7/2024), berikut lima warna kuku yang bisa menjadi tanda masalah kesehatan yang perlu diwaspadai.

1. Kuku Pucat
- Anemia: Kekurangan sel darah merah atau hemoglobin.
- Gagal Jantung: Jantung tidak memompa darah dengan efektif.
- Gizi Buruk: Kekurangan nutrisi penting dalam diet.
- Penyakit Hati: Masalah fungsi hati yang mempengaruhi aliran darah.

2. Kuku Putih
- Penyakit Hati: Seperti hepatitis atau sirosis.
- Diabetes: Perubahan dalam sirkulasi darah dan metabolisme.
- Anemia: Kekurangan darah yang signifikan.

3. Kuku Kuning
- Infeksi Jamur: Kuku menjadi tebal, rapuh, dan berwarna kuning.
- Penyakit Paru-paru: Seperti bronkitis kronis.
- Psoriasis: Kondisi kulit yang juga bisa mempengaruhi kuku.
- Diabetes: Gangguan metabolisme yang dapat menyebabkan perubahan warna kuku.

4. Kuku Biru
- Kurang Oksigen: Biasanya disebabkan oleh penyakit paru-paru atau masalah sirkulasi darah.
- Penyakit Jantung: Kondisi yang mempengaruhi aliran darah ke seluruh tubuh.

5. Kuku Hitam atau Berbintik Hitam
- Melanoma: Jenis kanker kulit yang sangat serius.
- Cedera Kuku: Trauma fisik pada kuku bisa menyebabkan perubahan warna.
- Infeksi: Infeksi bakteri atau jamur.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Wahhab

Rekomendasi

Terkini

X