Konsumsi Xylitol Berlebih Bisa Sebabkan Penggumpalan Darah

photo author
Abdul Wahhab, Pantura Network
- Rabu, 31 Juli 2024 | 20:56 WIB
Foto ilustrasi obat-obatan yang berbahaya untuk kesehatan ginjal (Tangkap layar dari channel youtube Kunci Sehat)
Foto ilustrasi obat-obatan yang berbahaya untuk kesehatan ginjal (Tangkap layar dari channel youtube Kunci Sehat)

JAKARTA - Sebuah penelitian terbaru dari Cleveland Clinic menunjukkan bahwa mengonsumsi xylitol dalam jumlah tinggi dapat menyebabkan pembentukan gumpalan darah, meningkatkan risiko kejadian kardiovaskular yang serius seperti serangan jantung dan stroke.

Penelitian yang dipimpin dr Stanley Hazen, tim peneliti Cleveland Clinic menganalisis data dari lebih dari 3.000 pasien di Amerika Serikat dan Eropa.

Mereka menemukan bahwa individu dengan kadar xylitol tertinggi dalam darah memiliki risiko 33 persen lebih besar mengalami kejadian kardiovaskular dalam waktu tiga tahun dibandingkan dengan mereka yang kadarnya terendah.

Untuk mengonfirmasi temuan ini, para peneliti melakukan tes laboratorium yang menunjukkan bahwa xylitol menyebabkan trombosit, sel darah yang bertanggung jawab untuk pembekuan, menjadi lebih reaktif.

Aktivitas trombosit yang meningkat ini dapat menyebabkan pembentukan gumpalan darah, meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Dalam uji klinis, partisipan yang mengonsumsi minuman manis dengan xylitol mengalami peningkatan langsung dalam reaktivitas trombosit dibandingkan dengan mereka yang minum minuman manis dengan glukosa.

"Penelitian kembali menunjukkan kebutuhan mendesak untuk menyelidiki gula alkohol dan pemanis buatan, terutama karena keduanya terus direkomendasikan untuk memerangi kondisi seperti obesitas atau diabetes," kata dr Hazen seperti dilansir Study Finds, Senin (10/6/2024).

"Bukan berarti Anda harus membuang pasta gigi yang mengandung xylitol. Namun kita harus menyadari bahwa mengonsumsi produk yang mengandung kadar tinggi dapat meningkatkan risiko kejadian terkait pembekuan darah," sambungnya.

Seiring dengan semakin umumnya pemanis buatan, Hazen mengingatkan untuk tetap waspada terhadap potensi dampak kesehatan yang ditimbulkan.

Meskipun xylitol mungkin tampak seperti alternatif gula yang lebih sehat, mengonsumsinya dalam jumlah yang tinggi dapat meningkatkan risiko kejadian kardiovaskular yang serius.

"Dengan tetap terinformasi dan membuat pilihan diet yang cerdas melalui konsultasi dengan ahli kesehatan, Anda dapat mengambil langkah proaktif untuk melindungi kesehatan jantung Anda," tukasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abdul Wahhab

Rekomendasi

Terkini

X