Usut Temuan Mayat di TPST Bekasi, Polisi Saksi Terakhir Bertemu Korban

photo author
Abdul Wahhab, Pantura Network
- Rabu, 31 Juli 2024 | 20:45 WIB
Ilustrasi Mayat
Ilustrasi Mayat

JAKARTA - Polisi masih mendalami dugaan pembunuhan terhadap W (51), pegawai tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) Bantargebang yang ditemukan tewas dengan tangan dan kaki terikat.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Muhammad Firdaus mengatakan polisi memeriksa sejumlah pihak yang terakhir bertemu dengan korban.

"Masih dalami keterangan saksi yang terakhir bersama korban," ujar Firdaus saat dikonfirmasi, Rabu (31/7/2024).

Lebih lanjut Firdaus merinci setidaknya ada tiga orang yang terakhir bersama korban. Menurut dia, beberapa saksi keterangannya berubah-ubah saat diintrogasi.

"(Kendala) keterangan saksi berubah-ubah," ucapnya.

Selain keterangan saksi yang berubah-ubah, lanjut Firdaus, polisi juga tidak menemukan petunjuk CCTV baik di sekitar tempat tinggal korban dan sekitar lokasi kejadian.

"Tidak ada CCTV di TKP dan sekitar rumah korban," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Firdaus menjelaskan polisi telah melakukan autopsi terhadap jasad korban dan hasilnya masih menunggu pemeriksaan laboratorium.

"Belum, toksikologi maupun histopatologi. Histopatologi itu untuk berdasarkan keterangan dokter forensik itu untuk mengecek penyebab kematiannya," ungkapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abdul Wahhab

Rekomendasi

Terkini

X