Kawal Demo di Patung Kuda, Polisi Minta Massa Tidak Anarkis

photo author
Abdul Wahhab, Pantura Network
- Rabu, 31 Juli 2024 | 20:44 WIB
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro . (Divisi Humas Polri)
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro . (Divisi Humas Polri)

JAKARTA - Sebanyak 1.949 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi demo yang dilakukan Badan Koordinasi Pembentukan Kabupaten Cilangkahan dan sejumlah element massa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (31/7/2024).

"Untuk pengamanan aksi unjuk rasa dari Badan Koordinasi Pembentukan Kabupaten Cilangkahan dan beberapa Element massa, kami melibatkan 1.949 personel gabungan," ungkap Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro dalam keterangannya.

Susatyo menambahkan, personel gabungan terdiri dari Polri, TNI dan Pemprov DKI Jakarta. Nantinya mereka akan ditempatkan di sejumlah titik sekitar Bundaran Patung Kuda Monas hingga depan Istana Negara.

Sementara terkait rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi unjuk rasa, lanjut Susatyo, hanya bersifat situasional dengan melihat kondisi di lapangan. Apabila diperlukan jalan menuju arah Istana Negara akan dialihkan.

"Apabila jumlah massanya tidak banyak, lalu lintas normal seperti biasa," ujarnya.

"Kita lihat nanti jumlah massanya, bila nanti di sekitaran Patung Kuda Monas itu massanya cukup banyak dan eskalasi meningkat, maka arus lintas yang akan mengarah ke Jalan Merdeka Barat akan dialihkan," sambungnya.

Susatyo juga menekankan kepada personel yang bertugas di sekitar Patung Kuda untuk tidak membawa senjata api maupun sangkur. Dia juga meminta para komandan dan Provost mengecek kembali angotanya.

"Pastikan anggotanya jangan ada yang membawa senjata api maupun sangkur, apabila ada segera amankan dan titipkan kepada Provost atau komandan untuk disimpan," pintanya.

Pada kempatan yang sama, Susatyo juga mengimbau agar masyarakat yang menyampaikan pendapatnya untuk tetap tertib dan tidak terprovokasi pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan..

"Lakukan unjuk rasa dengan damai, tidak memaksakan kehendak, tidak anarkis dan tidak merusak fasilitas umum. Hormati dan hargai pengguna jalan yang lain yang akan melintas di bundaran Patung Kuda Monas dan beberapa lokasi lain," tukasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abdul Wahhab

Rekomendasi

Terkini

X