PANTURANETWORK.COM - Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyarankan kepada masyarakat agar tidak lagi boros pangan.
Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Utama Bapanas, Sarwo Edhy. Menurutnya, hal tersebut dilakukan agar Indonesia tidak lagi ketergantungan impor beras.
Sarwo Edhy mengungkapkan, salah satu menghemat beras dengan cara menggencarkan program stop boros pangan.
Baca Juga: Data Survei Pandawa Research Calon Bupati Jepara, Witiarso Utomo Teratas
Bukan bermaksud negatif, Sarwo justru menyarankan masyarakat sedikit menghemat beras.
Sarwo Edhy menyampaikan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat sekitar 30 persen total pangan yang terbuang.
Hal tersebut setara dengan pemenuhan pangan kepada 60-125 juta rakyat Indonesia.
"Kalau kita bisa menghemat 20 persen saja itu luar biasa berarti kita akan bisa menghemat sekitar 6 juta ton." ucapnya.
Baca Juga: Ronald Tannur Divonis Bebas, Ayah Dini Sera; Uang Yang Berkuasa Sekarang
"6 juta ton itu luar biasa bisa memberi makan kepada sekitar 60 sampai 80 juta jiwa," ujar Sarwo Edhy dikutip dari instagram @folkpediaa.
Artikel Terkait
Dapat Urutan Pertama Fit and Proper Test DPW PPP Jateng, Witiarso Utomo Yakin Kantongi Rekomendasi
Kondisi Kelistrikan di Batang Aman, Pasca Gempa
Bank Danamon Berikan Bantuan Solar Panel kepada Komunitas Pendidikan di Jawa Tengah
Pemprov Jawa Tengah Dukung Perluasan Beli Pertalite Pakai QR Code