Kericuhan pecah sekitar pukul 12.40 WIB ketika sejumlah pelajar mencoba menembus barikade polisi di persimpangan Kementerian Kehutanan menuju Slipi.
Polisi menembakkan water cannon dan gas air mata, tetapi massa tetap melakukan perlawanan.
Kericuhan menyebabkan kerusakan pada fasilitas umum, termasuk pembakaran satu unit motor dan perusakan pos satpam di belakang gedung DPR.
Polda Metro Jaya menangkap setidaknya 304 orang dari massa aksi.
Dari jumlah tersebut, 7 orang dinyatakan positif narkoba setelah dilakukan tes urine.
Enam di antaranya positif metamfetamin, sementara satu orang positif benzodiazepin.***