Delegasi 40 Negara Kagum Wisata Sepeda dan Budaya Desa Kawasan Prambanan Klaten

photo author
Muh Akhsan, Pantura Network
- Kamis, 21 Mei 2026 | 16:36 WIB
Delegasi 40 Negara Kagum Wisata Sepeda dan Budaya Desa Kawasan Prambanan Klaten
Delegasi 40 Negara Kagum Wisata Sepeda dan Budaya Desa Kawasan Prambanan Klaten

"Mudah-mudahan nanti kegiatan ini juga menginspirasi untuk aktivitas-aktivitas yang kita lakukan lebih banyak bersepeda. Satu, ramah lingkungan. Yang kedua sepeda juga merupakan bagian kita untuk menjaga kesehatan," lanjutnya.

Dia berharap, kehadiran para tamu manca negara dalam event IVCA 2026 juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat di Prambanan. Para tamu akan berbelanja, konsumsi, makan dan sebagainya.

"Itu menjadi bagian dari perputaran ekonomi untuk pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah," katanya.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengatakan, dia sangat senang karena Kabupaten Klaten dipilih menjadi perwakilan untuk menggelar acara tahunan International Cycling History yang merupakan rangkaian dari International Cycling Festival.

Terlebih, ada perwakilan dari 40 negara di dunia, bahkan dihadiri oleh duta besar dari Belanda dan Jerman.

"Tentunya ini menambah semangat kita bersama untuk untuk menjadi tuan rumah yang baik di acara ini," ujarnya.

Hamenang mengamini pernyataan Sumarno, bahwa manfaat dari kegiatan tersebut sangat besar untuk daerah. Utamanya adalah menjadi sarana promosi Kabupaten Klaten dan Provinsi Jawa Tengah di dunia internasional.

Selain itu, juga menghadirkan tren bersepeda di tengah melonjaknya harga BBM dunia akibat situasi global. Bersepeda bisa menjadi salah satu solusi mengatasi hal tersebut.

"Setelah ini kita bersama-sama bisa kembali menggeliatkan bersepeda. Mungkin kalau hanya jarak 1 sampai dengan 5 kilo putar-putar di antar desa, kegiatan antar desa, rapat RT, RW, belanja di sekitar bisa menggunakan sepeda," urainya.

Pengurus IVCA Jateng Sukarno Pandu menjelaskan, event kali ini diikuti oleh sekitar 100 pesserta IVCA yang berasal dari 40 negara. Mereka akan mengendarai sepeda klasik ke desa-desa di kawasan Prambanan.

Rombongan pengonthel IVCA 2026 itu pun menyita perhatian masyarakat desa sekitar Prambanan. Apalagi, ada juga yang mengendarai "penny farthing", dan mengajak anak-anak desa untuk mencobanya.

Para pengonthel dari IVCA 2026 sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang diadakan di setiap desa. Saat berada di desa Kemudo para peserta IVCA 2026 menikmati suguhan musik gamelan, makanan, tarian dan permainan tradisional.

Bahkan, duta besar, sekda dan bupati, sempat merasakan pengalaman membatik, dengan menorehkan goresan unik pada satu lembar kain.

Gelaran IVCA 2026, rencananya akan berlanjut pada hari Minggu, 24 Mei 2026 mendatang. Peserta IVCA 2026 dari 40 negara itu, akan berbaur dengan sekitar 15 ribu masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Rencananya, mereka akan menyusuri desa sekitar Prambanan, dengan rute sekitar 26 kilometer.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muh Akhsan

Rekomendasi

Terkini

X