ekonomi

Jateng Perluas Edukasi Keuangan Hingga Desa Cegah Pinjol Ilegal dan Judol

Kamis, 18 Juni 2026 | 19:24 WIB
Jateng Perluas Edukasi Keuangan Hingga Desa Cegah Pinjol Ilegal dan Judol

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Noor Nugroho, menegaskan komitmennya mendukung penguatan ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan melalui perluasan sistem pembayaran digital, termasuk QRIS dan BI-FAST.

“Kami akan terus bekerja sama dan bersinergi dengan Pemprov dan OJK untuk meningkatkan akselerasi ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Berbagai program TPAKD Jawa Tengah dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan capaian positif. Program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) telah menjangkau sekitar 7 juta peserta melalui lebih dari 4.000 kegiatan literasi dan inklusi keuangan. Program Ayo Jateng Menabung mencatat 8,6 juta rekening pelajar dengan total simpanan mencapai Rp 1,8 triliun.

Selain itu, Program Kredit Melawan Rentenir memiliki outstanding pembiayaan sebesar Rp 1,45 triliun yang menjangkau lebih dari 75 ribu debitur. Adapun penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah mencapai Rp 48,73 triliun kepada lebih dari 1,17 juta debitur di Jawa Tengah.***

Halaman:

Terkini