“Semarang punya potensi besar, penggemarnya banyak, dan secara geografis berada di tengah Pulau Jawa sehingga mudah dijangkau,” katanya.
Harga koleksi yang dipamerkan pun bervariasi, mulai ratusan ribu rupiah hingga puluhan juta rupiah tergantung kelangkaan dan kondisi barang.
Salah satu pengunjung asal Pekalongan, Hadiwibowo, mengaku tertarik mengoleksi uang kertas lama karena memiliki nilai sejarah dan nostalgia masa kecil.
“Saya beli uang kertas kuno pecahan Rp1.000, Rp500, sampai Rp100. Jadi teringat waktu kecil dulu dipakai beli jajan, bakso, dan permen,” pungkasnya.***