Barantin Percepat Ekspor, Karding Pastikan Keamanan Hayati Tetap Terjaga

photo author
Muh Akhsan, Pantura Network
- Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:43 WIB
Barantin Percepat Ekspor, Karding Pastikan Keamanan Hayati Tetap Terjaga
Barantin Percepat Ekspor, Karding Pastikan Keamanan Hayati Tetap Terjaga

SEMARANG - Badan Karantina Indonesia (Barantin) terus mendorong percepatan layanan karantina untuk memperkuat daya saing komoditas Indonesia di pasar global. Percepatan pelayanan dilakukan dengan tetap mempertahankan standar keamanan hayati atau biosecurity sebagai prinsip utama yang tidak dapat dikompromikan.

Kepala Barantin Abdul Kadir Karding mengatakan, pelayanan karantina harus mampu mengikuti kebutuhan dunia usaha yang terus berkembang. Namun, percepatan dan kemudahan layanan tidak boleh mengurangi fungsi karantina dalam melindungi sumber daya hayati Indonesia.

Penegasan itu disampaikan Karding dalam Forum Penjaringan Aspirasi Masyarakat (Jaring Asmara) bersama pelaku usaha ekspor dan impor di Kantor Karantina Jawa Tengah, Semarang, Sabtu (22/8/2026).

Menurut Karding, forum tersebut menjadi sarana untuk mendengar langsung berbagai kendala, tantangan, dan kebutuhan pelaku usaha dalam proses ekspor dan impor. Masukan yang diperoleh akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan Barantin.

"Kegiatan ini bertujuan mendengarkan langsung masukan, tantangan di lapangan, dan kebutuhan pengusaha demi meningkatkan kualitas pelayanan karantina," ujar Karding.

Ia menuturkan, perkembangan perdagangan global menuntut pemerintah menghadirkan layanan yang semakin cepat, mudah, transparan, dan adaptif. Untuk itu, Barantin terus memperkuat pemanfaatan teknologi digital guna memangkas tahapan layanan yang tidak diperlukan.

Selain digitalisasi, Barantin juga menyiapkan penguatan pendampingan bagi pelaku UMKM serta standardisasi fasilitas tindakan karantina. Langkah tersebut diharapkan membantu pelaku usaha memenuhi berbagai persyaratan sebelum produknya dikirim ke negara tujuan.

Karding menegaskan, kemudahan pelayanan tidak berarti pelonggaran pengawasan. Fungsi perlindungan terhadap sumber daya hayati tetap menjadi prioritas.

"Barantin bertindak sebagai penjaga perbatasan ekonomi sekaligus fasilitator perdagangan. Kami mengawal peningkatan mutu produk, pemenuhan standar sanitari-fitosanitari atau SPS negara tujuan, ketertelusuran, hingga hilirisasi komoditas ekspor," katanya.

Menurut Karding, karantina justru memiliki peran penting dalam membuka akses pasar internasional. Produk yang memenuhi standar kesehatan, keamanan, mutu, serta ketertelusuran akan memiliki peluang lebih besar diterima oleh negara tujuan.

Hal itu menjadi semakin penting bagi UMKM yang mulai memperluas pasar ke luar negeri. Produk dengan nilai ekonomi tinggi harus diimbangi kemampuan memenuhi standar teknis dan persyaratan yang ditetapkan negara tujuan.

"Barantin berkomitmen terus memfasilitasi perdagangan dengan memberikan pelayanan secara optimal dan responsif terhadap dinamika bisnis internasional," ujar Karding.

Potensi ekspor komoditas Jawa Tengah juga dinilai cukup besar. Berdasarkan data BEST TRUST (Barantin Electronic System for Transaction and Utility Service Technology), sepanjang Januari-Juli 2026, komoditas asal Jawa Tengah telah dikirim ke 119 negara.

Dalam periode tersebut, tercatat 14.960 sertifikat ekspor dengan nilai mencapai sekitar Rp10,9 triliun.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muh Akhsan

Rekomendasi

Terkini

X