Panturanetwork.com - Kemiskinan dan kebodohan menjadi musuh bersama yang harus diatasi dengan sungguh-sungguh oleh seluruh elemen masyarakat Jawa Tengah. Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, yang menekankan bahwa kedua masalah tersebut saling mengikat dan menjadi penghambat utama kemajuan daerah.
Menurut Heri, kemiskinan bukan sekadar soal minimnya penghasilan, melainkan juga keterbatasan akses pendidikan, kesehatan dan peluang ekonomi. Sementara kebodohan atau rendahnya tingkat literasi dan pengetahuan membuat masyarakat sulit keluar dari lingkaran kemiskinan.
“Musuh utama kita saat ini adalah kemiskinan dan kebodohan. Kedua hal ini harus menjadi musuh bersama yang kita lawan secara masif dan berkelanjutan,” tegas Heri.
“Tanpa mengatasinya, sulit bagi Jawa Tengah untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing,” lanjutnya.
Heri menyoroti bahwa meski ada kemajuan di beberapa indikator, angka kemiskinan ekstrem dan kesenjangan pendidikan di wilayah pedesaan serta daerah tertinggal masih menjadi tantangan serius.
Ia menegaskan bahwa pendidikan berkualitas dan pemberdayaan ekonomi masyarakat harus menjadi prioritas utama pembangunan.
Oleh sebab itu, Heri mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat program-program penanggulangan kemiskinan yang terintegrasi. Seperti peningkatan akses pendidikan gratis, pelatihan keterampilan dan pemberdayaan UMKM.
“Keberhasilan mengatasi kebodohan akan secara otomatis membantu mengurangi kemiskinan secara structural,” ujarnya.
Tak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat, tokoh agama dan dunia usaha dalam gerakan bersama melawan kedua musuh tersebut.
“Jika kita berhasil mengalahkan kemiskinan dan kebodohan, maka Jawa Tengah akan melaju menjadi provinsi yang maju dan inklusif. Ini tanggung jawab kita bersama untuk generasi mendatang,” tegasnya.
Ke depan, Heri berharap, dapat mewujudkan kebijakan yang lebih progresif untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kualitas pendidikan di seluruh wilayah.