Bagi Arnold, nilai plus acara ini adalah sisipan budayanya. Sepanjang jalan, para pelari disuguhi pertunjukan tari dan musik tradisional yang memberikan energi tambahan.
"Ada kesan melihat budaya, ada tarian juga," tambahnya dengan semangat.
Selain Chef Arnold, banyak peserta yang senang dan terkesima atas keikutsertaannya dalam gelaran tersebut. Salah satunya, Yudina Larasati. Dia yang yang datang bersama rombongan 15 orang itu, tak menyangka jika ajang lari yang diikutinya dibalut nuansa budaya.
“Saya kira hanya lari, ternyata di sepanjang rute banyak disuguhi beragam kesenian dan budaya. Seru banget! Solo keren,” ungkap gadis asal Jakarta tersebut.***