Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, kinerja APBD Jawa Tengah sepanjang Semester I-2026 tetap solid di tengah ketidakpastian global.
Pendapatan daerah telah terealisasi 46,56 persen dari target atau tumbuh 13,33 persen secara tahunan (year on year), sedangkan realisasi belanja negara mencapai 52,06 persen dari target.
Menurut Purbaya, kondisi tersebut menunjukkan APBN masih berperan optimal dalam menopang pembangunan dan pelayanan publik di daerah.
Ia juga mengapresiasi sinergi seluruh jajaran Kementerian Keuangan di daerah dalam menjaga kualitas pelaksanaan APBN serta mengawal program-program prioritas pemerintah.
Meski demikian, Purbaya menekankan pentingnya optimalisasi belanja APBD agar dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat semakin besar.
Ia memastikan pemerintah akan terus menjaga kesehatan fiskal serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Jawa Tengah.***