Dalam sambutannya mewakili ketua umum pada pembukaan kegiatan, dia mengatakan penyelenggaraan di Semarang bertujuan agar para kader dapat belajar langsung dari tanah yang melahirkan banyak ulama dan tokoh bangsa.
"Biasanya SKKN kami laksanakan di Jakarta. Namun, untuk pelaksanaan yang keempat ini kami sengaja memilih Jawa Tengah karena ingin belajar dan mengambil berkah secara langsung dari tanah para tokoh Jawa," ujarnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, baik dari KOPRI PB PMII maupun panitia lokal, serta para peserta yang hadir mengikuti rangkaian kegiatan pengkaderan nasional tersebut.
Menurutnya, Jawa Tengah memiliki banyak sosok yang patut dijadikan teladan dalam membangun karakter kepemimpinan kader. Ia menyebut nama Kiai Saleh Darat, guru spiritual R.A. Kartini, hingga ulama kharismatik Nahdlatul Ulama, Mbah Maimun Zubair, sebagai figur yang menginspirasi.***