news

Skor IKUB 80,07, Jateng Perkuat Posisi sebagai Provinsi Toleran

Senin, 15 Juni 2026 | 20:02 WIB
Skor IKUB 80,07, Jateng Perkuat Posisi sebagai Provinsi Toleran

SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menegaskan, Jawa Tengah punya komitmen kuat dalam menjaga kerukunan antar umat beragama. Hal itu dibuktikan dengan Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) Jawa Tengah yang mencapai angka 80,07.

Hal itu disampaikan Wagub saat memberikan sambutan acara “Central Java Prayer Breakfast 2026”, Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) Provinsi Jawa Tengah, dalam kegiatan doa bersama lintas gereja Senin, 15 Juni 2026, di Gedung Gradhika Bakti Praja, Jl. Pahlawan Semarang

Provinsi Jawa Tengah, kata Gus Yasin, memiliki 35 kabupaten/ kota. Ada kabupaten kota yang sudah dinobatkan sebagai kota toleran seperti Salatiga, Magelang, dan Kota Semarang. Sehingga Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) Jawa Tengah mencapai angka 80,07.

Gus Yasin, sapaan akrabnya menyampaikan terima kasih kepada para romo, pendeta, dan umat yang terhimpun dalam Bamagnas Provinsi Jateng. Kehadiran mereka pada acara tersebut untuk mendoakan kesejahteraan, kerukunan, kebersamaan, dan ketentraman di Negara Republik Indonesia khususnya di Jawa Tengah.

"Semoga kegiatan ini lancar dan bermanfaat untuk kita bersama," ujarnya.

Disampaikanya, Jawa Tengah merupakan provinsi yang besar. Dengan populasi masyarakat mencapai 37 juta orang dan keberagaman yang luar biasa. Baik agama, suku maupun budayanya. Sehingga, perlu adanya kerukunan, dan kebersamaan yang harus selalu dijaga.

"Syukur alhamdulillah selama ini semua itu terjaga dengan baik," ujarnya.

Gus Yasin juga meminta agar umat kristiani juga senantiasa mendoakan keberlangsungan NKRI yang saat ini tengah menghadapi tantangan berat dalam pembangunan dan perekonomian.

"Tidak bisa pemerintah hanya sendiri. Kami butuh tokoh-tokoh agama khususnya para pendeta untuk berkolaborasi dan bersinergi bagi keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini khususnya yang ada di pemerintah Provinsi Jawa Tengah," katanya.

Gus Yasin berpesan agar Bamagnas senantiasa bersinergi dalam pengembangan kerukunan umat beragama, dan memajukan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Saya mengajak seluruh tokoh agama dan elemen-elemen masyarakat Bamagnas untuk selalu menjaga persatuan, memperkuat kerukunan dan membangun kolaborasi demi Jawa Tengah yang harmonis dan sejahtera," ujarnya.

Ketua DPW Bamagnas Jawa Tengah, Pdt. Yermia Supra dalam sambutanya, berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan, memperkuat pelayanan sosial. Serta membantu masyarakat yang membutuhkan tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun golongan.

Sekretaris DPW Bamagnas Jawa Tengah, Pdt Gouw Ivan Siswanto menegaskan, sinergi antara organisasi keagamaan dan pemerintah daerah sangat penting dalam membangun Jawa Tengah yang harmonis, toleran, sejahtera, dan berkeadilan sosial.***

Terkini