news

Gibran dan Taj Yasin Bangun Dialog Hangat Bersama Mahasiswa UKSW

Senin, 26 Januari 2026 | 19:31 WIB
Gibran dan Taj Yasin Bangun Dialog Hangat Bersama Mahasiswa UKSW

Seusai acara di Balairung, suasana cair saat Gibran dan Taj Yasin berjalan kaki bersama menyusuri area kampus tersebut.

Keduanya tampak kompak saat meninjau pameran edukasi di selasar belakang dan melakukan aksi simbolis penanaman pohon di area lapangan basket.

Puncak keakraban terjadi saat jam makan siang. Tanpa sekat, keduanya menuju Cafetaria UKSW untuk "ngantin" bareng.

Momen langka ini dimanfaatkan keduanya untuk duduk satu meja, dan mengobrol dengan mahasiswa dan pedagang di lokasi tersebut.

Rektor UKSW, Intiyas Utami, mengatakan peneliti di kampusnya telah banyak menggunakan teknologi berbasis AI untuk mengatasi permasalahan bangsa, diantaranya AI untuk mendeteksi bencana dan mengatasi tegangan listrik.

Tim peneliti FSN Prodi Magister Sains Data di UKSW, lanjut dia, juga mengembangkan AI Coni Wallet atau Artificial Intelligence Conveyor Mini for Wallet, yaitu sebuah mesin sortir cerdas berbasis kecerdasan buatan.

Sistem ini mampu mendeteksi dan mengklasifikasikan sarang burung walet berdasarkan bentuk dan intensitas bulu secara otomatis dan efisien.

"Akurasi klasifikasi AI ini di atas 90 persen," katanya.

Rektor perempuan pertama UKSW ini menyampaikan dalam waktu dekat UKSW akan segera membuka program magister di bidang AI.

"Izin Mas Wapres, dalam waktu dekat kita akan dirikan Prodi Magister S2 Kecerdasan Buatan," katanya.*

Halaman:

Terkini