news

Bumi Menghadapi Titik Kritis, FISIP Undip Ajak Publik Menata Ulang Paradigma Ekologis

Sabtu, 29 November 2025 | 12:16 WIB
Bumi Menghadapi Titik Kritis, FISIP Undip Ajak Publik Menata Ulang Paradigma Ekologis

Pembahas kedua, Dr. Laila Kholid Alfirdaus, menekankan, buku ini sangat enriching. Ia menyampaikan bahwa terdapat kritik besar terhadap kapitalisme yang mempengaruhi kerusakan lingkungan, baik terhadap manusia maupun terhadap kondisi geografis dan komoditas sumber daya alam. Menurut Laila, keberlanjutan menjadi sangat mahal karena adanya hipokrisi kapitalisme yang seringkali justru menyalahkan masyarakat kecil atas kerusakan lingkungan.

Sebagai ilustrasi, Laila mencontohkan bahwa kondisi banjir di kota-kota besar kerap disederhanakan sebagai kesalahan masyarakat yang membuang sampah sembarangan, alih-alih dilihat sebagai persoalan struktural akibat industri kapitalisme. Karena itu, menurutnya, buku ini penting karena mengajak pembaca mulai “mempermasalahkan yang selama ini tidak dipermasalahkan", yaitu ketidakadilan struktural.

Sesi diskusi berlangsung hidup dengan berbagai pertanyaan kritis dari mahasiswa. Topik-topik seperti keadilan ekologis, konflik agraria, dan adaptasi teknologi berkelanjutan turut mewarnai jalannya diskusi.

Di akhir sesi, Prof. Gerry mengajak semua peserta untuk turut menciptakan peradaban ekologis—sebuah cita-cita yang menurutnya cukup utopis. Namun demikian, hal tersebut tetap dapat diupayakan dengan terus bertanya dan menghasilkan pemikiran kritis terhadap status quo yang sedang tidak baik-baik saja.***

Halaman:

Terkini