news

Investasi 200 Juta USD, Pabrik Sampah Modern Segera Dibangun di Jateng

Sabtu, 8 November 2025 | 11:20 WIB
Investasi 200 Juta USD, Pabrik Sampah Modern Segera Dibangun di Jateng

Sebagai salah satu langkah awal, kata Kukrit, pihaknya membawa grup investasi besar dari Singapura, China, dan Malaysia. Menurutnya, tak sekadar berkunjung, para investor ini langsung kerja sama untuk berinvestasi terkait pabrik pengolahan limbah elektronik dan juga limbah plastik.

"Semoga bisa ikut membantu pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah, membuka lapangan pekerjaan, dan memancing teman-teman investor lain untuk bisa datang. Cita-citanya, Jawa Tengah bisa menjadi salah satu ibu kota investasi di Indonesia," katanya.

Sebagai informasi, para pihak sepakat untuk menjalin kerja sama investasi dan pengembangan strategis jangka panjang dalam perencanaan induk, pembiayaan, konstruksi, operasional, dan penempatan PT Green Java Solusition di Indonesia.

Proyek ini akan mencakup Kawasan Industri INDOGreen seluas 150 hektare. Proyek dirancang untuk mencapai enol sampah ke TPA dan menampung serta mempelopori solusi berskala besar. Selain itu juga berdampak tinggi di lima sektor inti pengelolaan sampah dan berkelanjutan.

Di antaranya, teknologi enol sampah plastik dan konversi plastik. Ada pula solusi pemusnahan sampah umum dan medis terpadu menggunakan teknologi hijau enol bahan bakar, serta sistem pemulihan limbah elektronik bernilai tinggi dan pemrosesan sirkular.

Kemudian, pengolahan dan resirkulasi air limbah industri, energi terbarukan berkelanjutan mutakhir dan sistem penyimpanan & pengisian energi super kapasitor hijau.

Kemitraan itu bertujuan untuk memposisikan kawasan, sebagai pusat keunggulan regional dalam teknologi lingkungan, pengurangan karbon, penghilangan karbon, pemulihan sumber daya, dan infrastruktur hijau yang selaras dengan ESG. Sekaligus berkontribusi pada tujuan pengelolaan sampah, dekarbonisasi, dan ekonomi sirkular nasional Indonesia.***

Halaman:

Terkini