news

Industri Mebel Jepara Didorong Manfaatkan Teknologi Modern untuk Perkuat Daya Saing Global

Rabu, 13 Agustus 2025 | 15:09 WIB
Industri Mebel Jepara Didorong Manfaatkan Teknologi Modern untuk Perkuat Daya Saing Global

Jepara – Pengusaha industri mebel di Jepara didorong untuk memanfaatkan teknologi modern demi meningkatkan efisiensi produksi, menekan biaya, dan memperkuat posisi di pasar global.

Ketua Umum Indonesia Furniture & Craft Promotion Forum (IFPF), Erie Sasmito, menegaskan bahwa penerapan teknologi adalah kunci untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas pasar.

“IFMAC WOODMAC menjadi wadah strategis untuk mendorong peningkatan kualitas, otomatisasi, serta memperkuat posisi Indonesia di pasar internasional yang semakin kompetitif,” ujarnya dalam seminar WOODWORKING TRANSFORMATIONS: More Machinery, Beyond Furniture Production in Indonesia di Jepara.

Senada, Ketua Umum Indonesian Sawmill and Woodworking Association (ISWA), Wiradadi Soeprayogo, menyebutkan bahwa industri perkayuan terus berkembang dan menuntut solusi produksi yang semakin canggih.

“IFMAC WOODMAC menjadi akses penting bagi produsen nasional untuk menjangkau teknologi global dan meningkatkan daya saing sektor ini. Karena itu, para anggota ISWA menyambut baik kesempatan berinteraksi dengan peserta pameran dan pengunjung,” ungkapnya.

Pameran Komponen Manufaktur Furnitur Internasional (IFMAC) dan Pameran Mesin Pengerjaan Kayu (WOODMAC) 2025 akan digelar pada 24–27 September 2025 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran.

Pameran ini akan menampilkan beragam teknologi terobosan yang diyakini mampu mendefinisikan kembali masa depan industri furnitur dan perkayuan di Indonesia. Mulai dari mesin presisi, solusi otomatisasi, perangkat lunak desain, hingga teknologi interior dan desain terbaru akan hadir di satu lokasi.

Tahun ini, penyelenggara PT Wahana Kemalaniaga Makmur (Wakeni) menghadirkan format 3-in-1 dengan menggabungkan IFMAC WOODMAC, interzum jakarta (pameran produksi dan desain interior furnitur), dan International Hardware Fair Indonesia (IHFI). Kolaborasi ini menciptakan ekosistem terintegrasi yang mencakup bahan baku, komponen, fitting, perangkat keras, mesin, hingga solusi desain interior, menempati area lebih dari 17.000 meter persegi di enam hall pameran.

Dengan kolaborasi internasional dan teknologi terkini yang akan dipamerkan, IFMAC WOODMAC 2025 diharapkan menjadi momentum penting bagi industri mebel dan perkayuan Indonesia untuk memperkuat daya saing di kancah global.***

Terkini