news

436.986 Pekerja Jawa Tengah Sudah Terima BSU

Minggu, 20 Juli 2025 | 15:41 WIB

BOYOLALI – Realisasi pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) pekerja pada 2025 di Jawa Tengah, mencapai 69,2 persen. Dari alokasi sebanyak 631.569 orang, yang sudah terealisasi sebanyak 436.986 orang. Persentase tersebut sudah di atas rata-rata nasional yang tercatat 63,5 persen.

 

Sementara, khusus di Kabupaten Boyolali, realisasi BSU sudah mencapai 12.535 orang atau 68,3 persen dari jumlah alokasi sebanyak 18.366 orang. BSU yang dicairkan kepada masing-masing penerima senilai Rp600.000 untuk dua bulan.

 

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi berpesan, agar bantuan yang diterima digunakan dengan baik untuk kesejahteraan keluarga.

 

“Pesan saya, gunakan untuk kesejahteraan, jangan digunakan yang aneh-aneh seperti buat judol (judi online),” kata Luthfi, saat mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, meninjau pencairan BSU di Kantor Pos Indonesia Cabang Boyolali, Jumat (18/7/2025).

 

Ditambahkan, sejak digulirkan pemerintah pusat kali pertama pada 2020, BSU di Jawa Tengah sudah menjangkau lebih dari 2 juta pekerja. Tujuan pemberian bantuan tersebut, menjaga daya beli serta mendorong pertumbuhan ekonomi.

 

“Sudah banyak (yang menerima) di tempat kita. Ini menunjang masyarakat untuk semua profesi. Artinya kita tinggal me-manage agar tepat sasaran, terus digunakan pada porsinya bagi penerima. Itu yang paling penting. Kita melakukan pengawasan dari Dinas Ketenagakerjaan,” jelas Luthfi.

 

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengatakan, Boyolali adalah tempat ketiga yang dia kunjungi terkait pencairan BSU. Wapres juga berpesan agar BSU yang diterima digunakan dengan baik, untuk kegiatan produktif. Jangan sampai digunakan untuk judol, karena nanti akan dilacak, dan bantuan bisa dicabut.

 

Halaman:

Terkini