news

INH dan Kawan Dekat Luncurkan Program Bakti Indonesia, Hadirkan Beragam Layanan Sosial Gratis untuk Masyarakat

Sabtu, 24 Mei 2025 | 15:44 WIB
INH dan Kawan Dekat Luncurkan Program Bakti Indonesia, Hadirkan Beragam Layanan Sosial Gratis untuk Masyarakat


Semarang - Lembaga kemanusiaan International Networking for Humanitarian (INH) bersama Kawan Dekat meluncurkan Program Bakti Indonesia pada Sabtu, 24 Mei 2025, bertempat di Masjid Jami Merapi Baitturohim, Kota Semarang.

Program Bakti Indonesia menghadirkan sejumlah layanan sosial yang diberikan secara gratis kepada masyarakat mulai ersih-bersih tempat ibadah, cek kesehatan umum gratis, pemeriksaan gigi dan mulut gratis, pemeriksaan mata dan optik gratis, potong rambut gratis, makan gratis dan program tebus murah berbagai kebutuhan pokok

Presiden Direktur INH, Lukman ulang Hakim mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar aksi sosial, tetapi juga sarana edukasi publik tentang pentingnya merawat tempat ibadah.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengedukasi publik bahwa tempat ibadah sering kali tidak terawat dengan baik, terlebih tempat ibadah yang kurang layak. Lewat program ini, kami ingin menunjukkan bahwa lembaga kemanusiaan juga bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat tanpa hanya berorientasi pada pendapatan,” ujar Lukman

Selain sebagai aksi sosial, peluncuran Program Bakti Indonesia juga menjadi momen untuk menegaskan komitmen INH dan Kawan Dekat dalam menyebarkan semangat kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat luas.

Program Manager INH, Muhammad Hadiyan mengatakan, kegiatan bersih-bersih tidak hanya dilakukan di masjid saja namun akan menyasar seluruh tempat ibadah di 15 titik di Indonesia dari ujung barat Pulau Jawa, sampai ujung timur pulau NTT.

"Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk eksplor lebih dalam apa yang dibutuhkan oleh masyarakat di daerah," jelasnya.

Sementara itu, Founder Kawan Dekat, Ade Bhakti menyampaikan, kegiatan tersebut sebagai wujud perhatian bersama untuk menjadikan ibadah lebih nyaman.

"Kegiatan ini untuk memakmurkan tempat ibadah, semua tempat ibadah gereja, kelenteng, pura semuanya," pungkasnya.

Sebagai penutup acara, diadakan kajian khusus tentang Palestina yang dibawakan oleh Muhammad Husein Gaza, pendiri INH. Kajian ini menjadi momen reflektif yang menggugah kesadaran kemanusiaan dan pentingnya solidaritas terhadap saudara-saudara di wilayah konflik.***

Terkini