news

Dorong Investasi dan Pariwisata, Pemprov Jateng Resmi Buka Penerbangan Perintis di Karimunjawa

Senin, 28 April 2025 | 02:52 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi (tengah), Minggu (27/4/25) di Karimunjawa. (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengambil langkah strategis dengan membuka penerbangan perintis ke Bandara Dewadaru di Karimunjawa, Kabupaten Jepara.

Langkah tersebut bagi Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan investasi dan pariwisata di wilayah Pulau Karimunjawa.

Gubernur Luthfi menegaskan bahwa inisiatif ini tidak hanya terbatas pada Bandara Dewadaru, tetapi juga termasuk Bandara Ngloram di Blora.

Baca Juga: Tepis Stigma Negatif Ayam Laga, PAPAJI Sragen : Kompetisi Sebagai Ajang Rekatkan Persaudaraan

"Pembukaan penerbangan perintis ini menjadikan Jateng sebagai pintu gerbang investasi dan pariwisata," papar Ahmad Luthfi, Minggu (27/4/25).

Dalam kunjungan tersebut, hadir pula Wakil Bupati Jepara M. Ibnu Hajar, Kepala Dinas Perhubungan Jepara Ony Sulistyawan, dan Kepala Disperindag Jepara Zamroni Lestiaza. 

Langkah ini semakin relevan dengan adanya agenda Karimunjawa Skydiving and Adventure (KISA), yang akan berlangsung pada 7-11 Mei 2025, dan akan menarik partisipasi dari 59 negara.

Baca Juga: Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Buka Penerbangan Perintis ke Karimunjawa dan Blora

Kata Luthfi, event tersebut diharapkan menjadi momentum untuk mempromosikan Jawa Tengah di mata dunia.

Pihaknya juga berharap pembukaan bandara perintis ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan domestik.

"Karimunjawa merupakan destinasi pariwisata zona hijau yang menarik bagi wisatawan mancanegara dan domestik," tambahnya.

Baca Juga: Gubernur Ahmad Luthfi Berhasil Kembalikan Status Bandara Ahmad Yani Jadi Internasional

Untuk memastikan kelancaran operasional, Gubernur Luthfi telah menginstruksikan Dinas Perhubungan untuk segera mengatur jadwal penerbangan internasional, mengingat banyak negara yang tertarik membuka rute ke Jawa Tengah.

Sebelumnya, pada 25 April 2025, Bandara Ahmad Yani Semarang kembali ditetapkan sebagai bandara internasional, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 26 Tahun 2025.

Tags

Terkini