Selain itu, Heri mengusulkan penggunaan teknologi sebagai alat pendukung program ini.
Ia menekankan pentingnya platform digital yang dapat membantu anak-anak mengidentifikasi minat dan bakat mereka, serta memberikan akses ke sumber belajar yang relevan.
“Teknologi dapat menjadi alat yang sangat efektif. Dengan aplikasi atau platform digital, anak-anak bisa mendapatkan panduan dalam mengembangkan potensi diri mereka secara mandiri,” ujarnya.
Heri berharap program ini dapat diterapkan secara luas di Jawa Tengah, sehingga generasi muda memiliki peluang yang lebih besar untuk berkembang dan berkontribusi bagi masyarakat.
“Jika kita bisa membantu anak-anak menemukan potensi terbaiknya, kita tidak hanya membangun masa depan mereka, tetapi juga masa depan Jawa Tengah yang lebih baik,” pungkasnya. [Adv-Pantura Network]