nasional

Ribuan Anak di Karimunjawa dan Demak Masih Menunggu MBG, Investor Desak BGN Percepat Operasional SPPG

Selasa, 30 Juni 2026 | 14:35 WIB
Ribuan Anak di Karimunjawa dan Demak Masih Menunggu MBG, Investor Desak BGN Percepat Operasional SPPG

Layani 2.514 Penerima Manfaat

Rendra menyebutkan, berdasarkan hasil verifikasi, lima SPPG yang diusulkan di wilayah 3T Karimunjawa dan Demak diproyeksikan melayani sebanyak 2.514 penerima manfaat.

Rinciannya meliputi 449 penerima manfaat di Desa Tambak Gojoyo, 326 penerima manfaat di Desa Parang, 166 penerima manfaat di Desa Nyamuk, 1.041 penerima manfaat di Desa Kemujan, serta 532 penerima manfaat di Desa Tambak Seklenting.

Menurutnya, data tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis sehingga pelaksanaannya di wilayah kepulauan tidak seharusnya terus mengalami penundaan.

Wilayah 3T Diminta Menjadi Prioritas

Rendra menilai pelaksanaan MBG selama ini masih lebih banyak menyasar kawasan perkotaan atau wilayah aglomerasi yang memiliki akses infrastruktur lebih baik. Sementara itu, daerah 3T yang justru menghadapi tantangan lebih besar belum memperoleh perhatian yang setara.

Padahal, apabila tujuan utama program adalah meningkatkan kualitas gizi anak sekaligus menekan angka stunting, wilayah 3T semestinya menjadi prioritas pelaksanaan.

Ia mengaku prihatin karena hingga kini anak-anak di Karimunjawa belum dapat menikmati manfaat Program Makan Bergizi Gratis, sementara program serupa telah berjalan di berbagai daerah lain.

"Anak-anak di Karimunjawa dan pelosok Demak juga berhak mendapatkan Program Makan Bergizi Gratis. Mereka melihat teman-temannya di daerah lain sudah menikmati program ini, sementara mereka belum. Kami berharap pemerintah memberi perhatian lebih kepada wilayah 3T," ujarnya.

Menurut Rendra, masyarakat di Karimunjawa dan sejumlah wilayah Demak terus mempertanyakan kapan SPPG mulai beroperasi. Namun sebagai investor sekaligus pelaksana di lapangan, pihaknya belum dapat memberikan kepastian karena seluruh keputusan berada di tangan pemerintah melalui Badan Gizi Nasional.

Ia berharap BGN segera mempercepat operasional SPPG di wilayah 3T Jawa Tengah agar ribuan calon penerima manfaat dapat segera merasakan manfaat Program Makan Bergizi Gratis.

"Program ini sangat baik untuk meningkatkan gizi anak sekaligus menekan stunting. Yang kami harapkan hanya satu, jangan sampai wilayah 3T terus tertinggal. Anak-anak di kepulauan juga berhak memperoleh pelayanan yang sama seperti anak-anak di daerah lain," pungkasnya.***

Halaman:

Terkini