nasional

1.142 Perantau Jateng Mudik Gratis dari Bandung, Antusiasme Warga Melonjak

Senin, 16 Maret 2026 | 16:32 WIB
1.142 Perantau Jateng Mudik Gratis dari Bandung, Antusiasme Warga Melonjak

BANDUNG - Ribuan perantau asal Jawa Tengah memadati Lanud Husein Sastranegara Bandung, Senin siang, 16 Maret 2026, dengan wajah semringah.

Kerinduan mereka untuk pulang kampung halaman akhirnya terbayar, setelah difasilitasi Pemprov Jateng melalui program mudik gratis yang dilepas langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen.

“Hari ini kita melepas mudik gratis untuk daerah Jawa Barat, Bandung, Cimahi, dan sekitarnya," ujar sosok yang akrab disapa Gus Yasin tersebut di sela-sela keberangkatan.

Sebanyak 1.142 pemudik diberangkatkan menggunakan 23 bus menuju berbagai daerah di Jawa Tengah. Seperti Cilacap, Kebumen, Klaten, Sukoharjo, Banjarnegara, Tegal, Grobogan, Demak hingga Wonogiri.

Baca Juga: Program Mudik Gratis Jateng Beri Akses Ramah bagi Difabel Pulang Kampung

Gus Yasin menekankan aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam perjalanan ini. Ia memastikan bahwa seluruh kru armada telah melalui rangkaian pemeriksaan ketat sebelum diizinkan mengangkut penumpang.

“Yang diperiksa yang paling utama bukan hanya pemudiknya, akan tetapi kru dari bus mulai dari sopir hingga kernet. Itu semua kita periksa termasuk ada pemeriksaan urine,” tegasnya.

Menariknya, perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak berhenti pada titik keberangkatan saja.

Gus Yasin memastikan bahwa layanan prima tetap menanti para pemudik saat mereka tiba di terminal-terminal tujuan di Jawa Tengah.

“Nanti sesampainya di terminal tipe B di Jawa Tengah, kami menyambut dengan pemeriksaan kesehatan kembali. Kami sudah menyiapkan pemeriksaan gratis lewat program spelling. Kami juga menyediakan internet gratis,” kata Gus Yasin.

Baca Juga: Sekda Jateng Puji Indofood yang Fasilitasi Mudik Gratis Mitra Warmindo

Tingginya antusiasme warga Jawa Tengah di perantauan tahun ini diakui cukup luar biasa oleh panitia penyelenggara.

Ketua Satgas Mudik Paguyuban Jawa Tengah Cabang Bandung Raya, Farchan Djuniaji, mengungkapkan minat warga sebenarnya jauh melampaui kuota yang tersedia.

Berdasarkan survei yang dilakukan pihaknya, peminat mudik gratis mencapai 2.356 orang, namun hanya bisa terealisasi sekitar 50 persen.

"Saya sampai kewalahan bagaimana menolaknya karena semua adalah teman-teman kita,” kata Farchan.

Karena keterbatasan tersebut, panitia menerapkan sistem seleksi yang ketat untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Farchan merinci bahwa prioritas diberikan kepada masyarakat dengan latar belakang ekonomi tertentu.

Baca Juga: Indomie Fasilitasi Mudik 576 Mitra Warmindo dari Semarang, Total 11.300 Peserta se-Indonesia

“Kami seleksi apakah dia pedagang kaki lima atau bukan, memiliki SKTM atau tidak, apakah dia buruh lepas, guru ngaji, asisten rumah tangga, hingga mahasiswa. Itu yang menjadi pilihan utama kami,” jelasnya.

Halaman:

Terkini