Semarang - Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, mendukung upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meningkatkan kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, BUMD harus mampu menjadi penggerak ekonomi daerah sekaligus memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap penerimaan daerah.
Heri mengatakan BUMD memiliki posisi strategis karena tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga menjalankan fungsi pelayanan publik dan mendorong pembangunan ekonomi di berbagai sektor.
"BUMD harus dikelola secara profesional agar mampu memberikan manfaat yang optimal. Kinerja yang baik tidak hanya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat kontribusi terhadap PAD," ujarnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan kontribusi seluruh BUMD terhadap PAD meningkat hingga sekitar Rp707 miliar. Target tersebut dipasang mengingat kontribusi BUMD saat ini baru mencapai sekitar 4,5 persen dari total PAD.
Menurut Heri, target tersebut dapat dicapai apabila seluruh BUMD terus melakukan pembenahan tata kelola, meningkatkan efisiensi, memperkuat inovasi bisnis, serta mampu menangkap peluang usaha yang sesuai dengan potensi daerah.
Ia menilai setiap BUMD harus memiliki strategi bisnis yang jelas agar mampu bersaing sekaligus memberikan keuntungan bagi daerah tanpa mengesampingkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"BUMD tidak bisa hanya mengandalkan pola bisnis lama. Inovasi, efisiensi, dan tata kelola yang transparan menjadi kunci agar perusahaan daerah semakin sehat dan berdaya saing," katanya.
Heri juga mendorong pemerintah daerah melakukan evaluasi secara berkala terhadap kinerja setiap BUMD. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan seluruh perusahaan daerah mampu berkembang sesuai target yang telah ditetapkan.
Selain meningkatkan laba perusahaan, Heri berharap keberadaan BUMD juga mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan UMKM, dan pengembangan sektor-sektor strategis di Jawa Tengah.
Ia menegaskan bahwa peningkatan kontribusi PAD dari BUMD akan memberikan ruang fiskal yang lebih besar bagi pemerintah daerah untuk membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.
"Semakin kuat kinerja BUMD, semakin besar pula kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan secara mandiri. Karena itu, penguatan BUMD harus menjadi agenda bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," pungkas Heri.*