daerah

Jateng Andalkan Inpres Jalan Daerah untuk Buka Akses Wisata dan Sentra Ekonomi Baru

Selasa, 23 Juni 2026 | 20:06 WIB
Jateng Andalkan Inpres Jalan Daerah untuk Buka Akses Wisata dan Sentra Ekonomi Baru

Selain mengandalkan dukungan pemerintah pusat, Pemprov Jawa Tengah juga terus melakukan evaluasi terhadap kondisi jalan provinsi.

Target kemantapan jalan provinsi pada 2026 ditetapkan kembali mencapai 94 persen setelah mengalami penurunan akibat musim hujan panjang pada 2025.

“Prinsip 2026 kita habiskan infrastruktur kita untuk menjadi mantap kembali,” kata Luthfi.

Sementara itu, Bupati Blora, Arief Rohman, menyebut bantuan IJD telah memberikan dampak signifikan bagi daerahnya. Selain memperbaiki ruas jalan perbatasan dan antarkecamatan, program tersebut juga membuka akses wilayah yang sebelumnya terisolasi.

Menurutnya, perbaikan infrastruktur turut meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat dan berdampak pada kenaikan nilai jual objek pajak yang berkontribusi terhadap pendapatan daerah.

“Daerah yang dulu terisolir sekarang sudah terbuka. Di sisi lain naiknya nilai jual objek pajak sehingga pendapatan asli daerah juga naik,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo mengatakan IJD Tahun Anggaran 2025 menangani 1.151 kilometer jalan di 37 provinsi. Infrastruktur tersebut berperan penting dalam memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan, perikanan, dan berbagai komoditas lain dari desa menuju pasar maupun kawasan industri.

“Tidak boleh ada daerah yang tertinggal hanya karena akses terbatas. Biaya distribusi juga akan lebih murah kalau ada konektivitas antara pusat produksi dan tempat-tempat pemukiman,” kata Prabowo.***

Halaman:

Terkini